Mungkin bukan semalam, tapi malam yang sudah menjelang pagi
Aku mimpi yang entah jalan ceritanya tak bisa ku jelaskan secara berurut.
Aku mimpi, dimana aku dulu sering sekali tidur di asq tempat mama mengaja.
Tapi bedanya aku disitu datang sebagai orang asing yang memang status disitu bukan siapa2, bukan dibilang anak kepsek lagi disana.
Melainkan aku hanya main saja.
Disana guru2 nya masih terbuka bgt, masih baik banget sama aku.
Apalagi ibu yayasan disana. Dalam mimpiku, akupun juga sedang tidur dalam kursi sofa panjang.
Yang mendengar pembicaraan ibu yayasan yang intinya masih peduli sama aku.
Pokoknya mau di dunia nyata ataupun mimpi, aku berterima kasih bgt. Ibu yayasan yang dianggap mama (waktu mama masih ada) sebagai orang tuanya, memang sangat baik.
Berkelanjutan dari cerita itu, entah dari mana, aku telah memboncengi mama.
Dalam mimpiku, aku sedang mengendarai motor.
Mama yang ku boncengi memang hanya diam saja.
Aku menyuruh mama untuk memelukku dari belakang.
Sampai ku mencoba berhenti sejenak, lalu membenarkan posisi mama yang sudah mulai geser duduknya.
Lalu ku bilang "mama pegangan (meluk) yang kencang ya"
Mama disitu hanya diam karena yang ku ingat. Mama lemas sekali, dan memang tak membuka matanya disepanjang jalan itu.
Ketika ku sampai depan rumah, dan ada paman, nenek, bulek aku.
Pamanku langsung bergegas membopong (menjadi penyanggah mama berdiri).
Terlihat wajah heran dari mereka yang melihat.
Lalu ayah pun mendatangiku dan entah bilang apa
Aku yang sangat terlihat pucat dan tak bermakeup pun langsung turun dari motor dan menangis sangat amat menangis. Melihat mama yang lemas seperti itu.
Lalu ku terbangun dari mimpiku.
Tangisku terbawa sampai saat ini
Mengingat mama benar, raganya sudah tak terlihat lagi.
Akupun langsung bergegas solat karena waktu sudah pukul 05.15 wib.
Setelah solat aku melihat kamarnya yang tak biasanya lampu dimatikan jam segini, membuatku sedih.
Dulu jam segini lampu kamar selalu menyala, karena mama yang bersiap berangkat kesekolah untuk mengajar.
Entah kebiasaan pun berubah ketika mama sudah tak ada :"
Mah.. aku kangen mama..
Aku mau ke makam, tapi gaada temennya mah.
Maafkan aku mah karena jarang sekali mengunjungi tempat istirahatmu
Maafkan aku mah.. :""
Minggu, 15 Januari 2017
Mama #curhat2
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar